20
Jan
15

Arsitektur Set instruksi

Set Instruksi (bahasa Inggris: Instruction Set, atau Instruction Set Architecture (ISA) didefinisikan sebagai suatu aspek dalam arsitektur komputer yang dapat dilihat oleh para pemrogram. Secara umum, ISA ini mencakup jenis data yang didukung, jenis instruksi yang dipakai, jenis register, mode pengalamatan, arsitektur memori, penanganan interupsi, eksepsi, dan operasi I/O eksternalnya (jika ada).

            ISA merupakan sebuah spesifikasi dari kumpulan semua kode-kode biner (opcode) yang diimplementasikan dalam bentuk aslinya (native form) dalam sebuah desain prosesor tertentu. Kumpulan opcode tersebut, umumnya disebut sebagai bahasa mesin (machine language) untuk ISA yang bersangkutan. ISA yang populer digunakan adalah set instruksi untuk chip Intel x86, IA-64, IBM PowerPC, Motorola 68000, Sun SPARC, DEC Alpha, dan lain-lain.

KARAKTERISTIK DAN FUNGSI SET INSTRUKSI

Operasi dari CPU ditentukan oleh instruksiinstruksi yang dilaksanakan atau dijalankannya. Instruksi ini sering disebut sebagai instruksi mesin (mechine instructions) atau instruksi komputer (computer instructions). Kumpulan dari instruksi-instruksi yang  berbeda yang dapat dijalankan oleh CPU  disebut set Instruksi (Instruction Set).

JENIS INSTRUKSI

  1. Data procecessing: Arithmetic dan Logic Instructions
  2. Data storage: Memory instructions
  3. Data Movement: I/O instructions
  4. Control: Test and branch instructions

 

Teknik Pengalamatan

Mode pengalamatn Pentium

Pentium dilengkapi bermacam-macam mode pengalamatan untuk memudahkan bahasa-bahasa tingkat tinggi mengeksekusinya secara efisien.

Macam-macam mode pengalamatan pentium :

1. Mode Immediate

  • Operand berada di dalam intruksi.
  • Operand dapat berupa data byte, word atau doubleword.

2. Mode Operand Registe Yaitu operand adalah isi register.

  • Register 8 bit (AH, BH, CH, DH, AL, BL, CL, DL)
  • Register 16 bit (AX, BX, CX, DX, SI, DI, SP, BP)
  • Register 32bit (EAX, EBX, ECX, ESI, EDI, ESP, EBP)
  • Register 64 bit yang dibentuk dari register 32 bit secara berpasangan.
  • Register 8, 16, 32 bit merupakan register untuk penggunaan umum (general  purpose register).
  • Register 14 bit biasanyan untuk operasi floating point.
  • Register segmen (CS, DS, ES, SS, FS, GS)

3. Mode Displacement

  • Alamat efektif berisi bagian-bagian intruksin dengan displacement 8, 16, atu 32 bit.
  • Dengan segmentasi, seluruh alamat dalam intruksi mengacu ke sebuah offset di dalam segmen.
  • Dalam Pentium, mode ini digunakan untuk mereferensi variable-variabel global.

4. Mode Base

 

  • pengalamatan indirect yang menspesifikasi saru register 8, 16 atau 32 bit berbasis alamat efektifnya.

Desain set Instruksi

Desain set instruksi merupakan masalah yang sangatkomplek yang melibatkan banyak aspek, diantaranya adalah:1. Kelengkapan set instruksi2. Ortogonalitas (sifat independensi instruksi) 3. Kompatibilitas :

– source code compatibility

– Object code Compatibility

Selain ketiga aspek tersebut juga melibatkan hal-hal sebagaiberikut :

1. Operation Repertoire

Berapa banyak dan operasiapa saja yang disediakan, dan berapa sulitoperasinya

2. Data Types

Tipe/jenis data yang dapat olah

3. Instruction Format

Panjangnya, banyaknya alamat,dsb.

4. Register

Banyaknya register yang dapat digunakan

5. Addressing
Mode pengalamatan untuk operand

 

 

 

Sumber :

http://id.scribd.com/doc/34681874/2-Set-Instruksi

http://id.wikipedia.org/wiki/Set_instruksi


0 Responses to “Arsitektur Set instruksi”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Januari 2015
S S R K J S M
« Nov    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Kategori

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 1 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: