31
Mar
13

ALAT PENGAMAN PINTU RUMAH MENGGUNAKAN RFID (RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION) 125 KHz BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA328

Tujuan pembuatan pengaman pintu rumah menggunakan sensor RFID (Radio Frequency Identification) 125 KHz berbasis mikrokontroler ATmega 328 adalah bebertujuan membuat suatu alat pengaman pintu yang mudah, murah, praktis dalam penggunaan untuk dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan dalam membuka pintu rumah tanpa harus memegang bermacam-macam kunci yang mungkin sangat mengganggu.

 Alat ini akan mendeteksi/bekerja setelah sensor RFID mendeteksi tag card yang dihadapkan, yang secara otomatis akan membaca tag card untuk membuka pengunci pada pintu yang berupa solenoid. Metode yang digunakan dalam pembuatan pengaman pintu rumah menggunakan sensor RFID (Radio Frequency Identification) 125 KHz berbasis mikrokontroler ATmega 328 ini adalah eksperimental.

Metode ini terdiri dari beberapa tahap yaitu(1) Identifikasi kebutuhan, (2) Analisis Kebutuhan, (3) Perancangan perangkat keras dan perangkat lunak, (4) Pembuatan alat, (5) Pengujian Alat dan (6) Pengoperasian Alat. Perangkat keras terdiri dari (1) Sistem minimum ATmega328 sebagai pengendali utama, (2) tag card sebagai kunci untuk membuka pengaman pintu, (3) solenoid sebagai pengunci pintu. Berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa pengaman pintu ini dapat bekerja sesuai dengan prinsip kerja yang dirancang. Hal tersebut ditunjukkan oleh semua rangkaian pada saat bekerja, sensor RFID dapat mendeteksi tag card dengan databasenya, solenoid juga mampu membuka penguncinya ketika database tag card sudah dicocokan oleh mikrokontroler. Prosentase error pada pengukuran tegangan solenoid ini sebesar 15,8%. Prosentase error pengukuran tegangan pin 13 sebesar 9,8%. Prosentase error pengukuran tegangan pada modul RFID sebesar 2. Dan prosentase error pada regulator sebesar 0%.

Kurangnya tingkat keamanan dan mahalnya biaya pengamanan ekstra menjadi seringnya terjadi pencurian dan pembobolal pada rumah. Terkadang dirasa yakin ketika sedang ditinggal ataupun saat santai dirumah, bahkan diyakin pintu dalam keadaan terkunci. Namun pada kenyataan kasus pembobolan rumah pada zaman sekarang dengan mudahnya para pencuri membuka pengunci pada pintu yang terpasang hanya dengan seutas kawat atau pun dengan kunci tiruan lainnya.

 

Keahlian para pencuri semakin hebat, oleh karena itu harus dipikirkan bagaimana caranya agar rumah tetap terjaga dan bebas dari para pencuri atau pembobol. Tentu saja pemilik sadar akan hal tersebut dan segera mengamankan rumah dengan memberikan kunci ekstra pada pintu-pintu rumah.

 

Namun kenapa tetap saja para pencuri masih dapat melakukan aksinya? Tentu saja jawabannya karena para pencuri memiliki kesempatan dan memiliki kemampuan untuk membuka pintu rumah tersebut. Tidak dapat disangkal bahwa manusia tidak ada yang teliti 100%, sehingga kesempatan untuk para pencuri melakukan askinya masih tetap ada.

 

Perkembangan dunia kriminalitas dengan keahlian para pencuri yang semakin tinggi maka munculah gagasan inovasi alat pengaman pintu rumah menggunakan RFID (Radio Frequency Identification) 125 KHz berbasis mikrokontroler ATmega328 yang tentunya dengan pengamanan yang tinggi. Rancangan keamanan ini tidak mengandalkan mekanik sebagai interfacenya melainkan menggunakan perangkat elektronik yang cukup sulit untuk dibobol karena selain diperlukan pengetahuan mengenai elektronik mereka juga harus memilki pengetahuan dibidang pemrograman dan teknologi informasi yang tentunya juga tidak akan merepotkan kita dengan banyak kunci.

Berbeda dengan kunci mekanik, kunci elektronik pada rancangan keamanan ini menggunakan RFID sebagai pembukanya. Sistem RFID ini terdiri atas tiga komponen utama, yaitu tag atau transponder, reader, dan database. Tag RFID berfungsi sebagai alat pelabelan suatu objek yang di dalamnya terdapat sebuah data tentang objek tersebut. Kemudian reader RFID digunakan sebagai alat scanning atau pembaca informasi yang ada pada tag RFID tersebut. Sedangkan database digunakan sebagai pelacak dan penyimpan informasi tentang objek-objek yang dimiliki oleh tag RFID.

 

RFID merupakan sebuah pengembangan dari sistem identifikasi sebelumnya, yaitu Barcode. Perbedaan yang mendasar antara RFID dengan barcode terletak pada cara scanning, yaitu cara pembacaan sebuah transponder atau alat yang digunakan sebagai pelabelan. Untuk barcode, biasanya scanning dilakukan secara langsung dan posisi antara tag dengan reader harus benar. Jika tidak maka tag tersebut tidak dapat terbaca oleh reader. Berbeda dengan RFID yang hanya dengan mendekatkan tag ke reader, maka tag tersebut dapat teridentifikasi. Perangkat pengolah data berfungsi untuk mengolah data masukkan yang akan diproses sebagai inputan identifikasi. Perangkat pengolah data terdiri dari mikrokontroler ATmega328. Perangkat penggerak berupa solenoid sebagai pengunci pengaman rumah. Perangkat identifikasi terdiri dari RFID reader beserta antena dan tag kartunya. Reader yang di pasang dalam pintu, menambah keamanan karena tidak bias terlihat dari luar. Jika ingin menngganti kunci tidak perlu membongkar penguncinya seperti yang model dulu seperti grog, namun hanya mengganti syntag program yang tertanam pada RFID dan reader-nya tanpa harus membongkar.

Selain itu penggunaan RFID ini juga dapat meminimalis keseluruan kunci pada rumah, sehingga setiap anggota keluarga cukup membutuhkan satu tag card untuk membuka seluruh pintu yang ada di rumah.

 

Adapun alat ( Komponen Yang Digunakan ) :

  1. RFID ( Radio Frequency Identification)
  2. Transistor
  3. IC Regulator Tegangan LM 7805
  4. Mikrokontroler AVR (Alf and Vegard’s Risc Processor)
  5. Mikrokontroler ATmega328
  6. Solenoid

 

 

Sumber :

http://eprints.uny.ac.id/9601/


0 Responses to “ALAT PENGAMAN PINTU RUMAH MENGGUNAKAN RFID (RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION) 125 KHz BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA328”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Maret 2013
S S R K J S M
« Jun   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Kategori

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 1 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: