31
Mar
11

Budidaya Ikan Bawal

Pernahkah kita membayangkan kita adalah orang yang paling beruntung dengan segala kesuksesan yang menaungi kita atau sepertinya kegagalan selalu datang silih berganti dan kita selalu mengeluh akan nasib kita yang selalu buruk. kegagalan dankesuksesan hanyalah sebuah pilihan dan hanya kitalah yang berhak untuk menentukan yang apa terbaik bagi kita

Impian untuk jadi pengusaha sukses adalah cita-cita saya dari kecil, oleh karena itu mulai sekarang saya udah menabung uang untuk di ajdikan modal usaha saya beternak ikan air tawar. Mungkin anda betanya-tanya kenapa saya betrnakikan tawar bukan bikin usaha lain, “karena beternak ikan air tawar sangat lebih mudah dan menguntungkan.

Apalagi beternaknya ikan Bawal selain mudah pemeliharaannya, pemasarannya pun cukup pesat di pasaran.

Yang pertama harus saya lakukan adalah bagimana cara memulai usaha/membudidayakan ikan air  tawar tersebut dengan baik. Yang harus saya siapkan adalah Kolam untuk pemeliharaan ikan bawal dipersiapkan seperti halnya ikan air tawar lainnya. Persiapan kolam ini dimaksudkan untuk menumbuhkan makanan alami dalam jumlah yang cukup. Setelah dasar kolam benar-benar kering dasar kolam perlu dikapur dengan kapur tohor maupun dolomit dengan dosis 25 kg per 100 meter persegi. Hal ini untuk meningkatkan pH tanah, juga dapat untuk membunuh hama maupun patogen yang masih tahan terhadap proses pengeringan. Kolam pembesaran tidak mutlak harus dipupuk. Ini dikarenakan makanan ikan bawal sebagian besar diperoleh dari makanan tambahan atau buatan. Tapi bila dipupuk dapat menggunakan pupuk kandang 25 – 50 kg/100 m2 dan TSP 3 kg/100 m2. Pupuk kandang yang digunakan harus benar-benar yang sudah matang, agar tidak menjadi racun bagi ikan. Setelah pekerjaan pemupukan selesai, kolam diisi air setinggi 2-3 cm dan dibiarkan selama 2-3 hari, kemudian air kolam ditambah sedikit demi sedikit sampai kedalaman awal 40-60 cm dan terus diatur sampai ketinggian 80-120 cm tergantung kepadatan ikan. Jika warna air sudah hijau terang, baru benih ikan ditebar (biasanya 7~10 hari setelah pemupukan).

Selain itu juga Pemilihan benih. Pemilihan benih mutlak penting, karena hanya dengan benih yang baik ikan akan hidup dan tumbuh dengan baik. Penebaran benih Sebelum benih ditebar perlu diadaptasikan, dengan tujuan agar benih ikan tidak dalam kondisi stres saat berada dalam kolam. Cara adaptasi : ikan yang masih terbungkus dalam plastik yang masih tertutup rapat dimasukan kedalam kolam, biarkan sampai dinding plastik mengembun. Ini tandanya air kolam dan air dalam plastik sudah sama suhunya, setelah itu dibuka plastiknya dan air dalam kolam masukkan sedikit demi sedikit kedalam plastik tempat benih sampai benih terlihat dalam kondisi baik. Selanjutnya benih ditebar/dilepaskan dalam kolam secara perlahan-lahan.

Dan kita bisa memanen ikan dengan sangat puas dan hasilnya tidak mengecewakan.

Dengan rencana usaha beternak ini saya termotivasi oleh ”Andrie Wongso”. Yang usaha ternaknya yang sukses dan hasilnya pun sangat menggiurkan.


0 Responses to “Budidaya Ikan Bawal”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Maret 2011
S S R K J S M
« Feb   Mei »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Kategori

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 1 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: